Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan

Teh Antioksidan Daya Tahan Tubuh

Written By Unknown on Selasa, 19 Juni 2012 | 00.08

Teh Antioksidan Daya Tahan Tubuh Ribuan penelitian telah mengungkapkan, teh hijau adalah minuman alami menyehatkan dan kaya akan kandungan antioksidan. Faedahnya pun begitu beragam, mulai dari memelihara kesehatan jantung hingga menekan risiko kanker.

Berdasarkan temuan para ahli di Mesir, teh hijau ternyata juga memiliki pengaruh positif bagi antibiotik. Para peneliti dari Universitas Alexandria menyimpulkan, teh hijau mampu meningkatkan keampuhan antibiotik dalam membunuh bakteri resisten hingga 3 kali lipat, bahkan kuman super sekalipun.

Teh hijau adalah salah satu jenis minuman favorit bagi warga Mesir. Bahkan tak tanggung-tanggung, mereka kerap meminumnya bersama obat-obatan seperti antibiotik.  Peneliti tertarik melihat apakah teh hijau dapat menurunkan, meningkatkan, atau sama sekali tak memengaruhi kinerja antibiotik.

Hasilnya mengejutkan, menurut studi yang hasilnya dipresentasikan pada pertemuan Society for General Microbiology di Edinburgh, Skotlandia, akhir Maret 2008, teh hijau mampu meningkatkan  kemampuan antibiotik melawan bakteri resisten, bahkan kuman super sekalipun.

"Kami menguji kombinasi teh hijau dengan antibiotik melawan 28 penyakit yang disebabkan dua kelas mikroorganise,"  kata Dr Mervat Kaseem dari Fakultas Farmasi Universitas Alexandria yang memimpin studi itu.

Ia menjelaskan, "Pada setiap kasus tertentu, teh hijau terbukti meningkatkan aktivitas antibiotik membunuh bakteri. Misalnya, efek kloramfenikol membunuh bakteri 99,99 persen lebih baik dari saat meminum teh hijau dibandingkan tanpa menggunakannnya."

Kaseem dan timnya juga menemukan teh hijau mampu membuat 20 persen bakteri resisten menjadi rentan dengan antibiotik sefalosporin, sejenis antibiotik penting untuk mengatasi strain bakteri yang telah berubah menjadi resisten atau kebal.

Peneliti menambahkan, hampir pada setiap kasus dan semua tipe antibiotik yang mereka uji, pemberian antibiotik bersama teh hijau meningkatkan kerja antibiotik tersebut, serta mengurangi resitensi obat pada bakteri. Dan untuk kasus tertentu, green tea dengan konsentrasi rendah sekalipun tetap efektif.

"Hasil studi kami menunjukkan bahwa kita harus mempertimbangkannya lebih serius bahan-bahan alami yang dikonsumsi setiap hari," ujar Kaseem.

"Di masa mendatang kami akan mencari dan meneliti bahan alami lain seperti majoram dan thyme. Ini diperlukan untuk  menguji apakah mereka juga mempunyai zat aktif yang membantu memerangi bakteri resisten terhadap obat," katanya Teh Antioksidan Daya Tahan Tubuh.
00.08 | 0 komentar | Read More

Teh Atasi Segala Macam Penyakit

Teh Atasi Segala Macam Penyakit Pernahkah Anda mengalami periode haid yang lama dan diikuti rasa nyeri atau tekanan pada perut bawah? Jika iya, maka Anda mengalami fibroid atau tumor jinak yang tumbuh pada dinding dalam uterus. Kondisi tersebut merupakan hal umum yang dialami sekitar 20-40 persen wanita di atas usia 40 tahun.

Fibroid disebut juga sebagai leiomioma, mioma atau fibrimioma. Kondisi ini dapat menyebabkan haid dengan perdarahan banyak sehingga menimbulkan anemia akibat kekurangan zat besi. Selain itu juga menyulitkan pembuahan dan dapat menyebabkan keguguran atau hambatan ketika melahirkan.

Kadang-kadang, jika fibroid yang menempel pada dinding uterur terpelintir sehingga tidak mendapat pasokan darah. Jika ini terjadi akan timbul rasa nyeri tajam pada perut bagian bawah secara tiba-tiba. Situasi ini membutuhkan pembedahan cepat untuk mengakat fibroid.

Namun jika fibroid tidak memberi gejala, dokter hanya akan menganjurkan untuk "melihat dan menunggu". Jika timbul gejala, dokter akan memberi pengobatan atau menyarankan pembedahan.

Riset yang dilakukan Dong Zhang dan timnya dari Meharry Medical College di Nashville, Amerika Serikat, menemukan ekstrak teh hijau bisa membunuh sel-sel fibroid. Hasil penelitian awal ini dilakukan pada tikus percobaan.

Dalam riset tersebut tikus-tikus yang terlebih dahulu disuntik dengan sel fibroid diberikan epigallocatechin gallate (EGCG) yang diekstrak dari polifenol dalam teh hijau. Setelah 8 minggu mengonsumsi EGCG ditemukan sel-sel tumor menjadi mengecil, bahkan ada satu tikus yang tumornya menghilang.

Hasil riset ini memberi harapan bagi penderita fibroid. "Banyak wanita yang menderita fibroid harus kehilangan waktu produktifnya karena penyakit ini. Kami berharap konsumsi EGCG dalam jangka panjang bisa menahan perkembangan tumor," kata Ayman Al-Hendy, MD, PhD, direktur Clinical Research dari Meharry Teh Atasi Segala Macam Penyakit.
00.07 | 0 komentar | Read More

Teh Untuk Mata Dan Kecantikan

Teh Untuk Mata Dan Kecantikan Teh hijau kini bukan sekadar minuman, terutama setelah berbagai penelitian menunjukkan manfaatnya untuk kesehatan. Yang terbaru adalah khasiat teh hijau untuk melindungi mata dari penyakit glaukoma dan gangguan mata lainnya.

Berdasarkan analisis yang dibuat para peneliti diketahui, catechins, antioksidan utama dalam teh hijau, efektif menjaga kesehatan mata. Catechins mengandung vitamin C, E, lutein, dan zeaxanthin. Uji coba pada tikus di laboratorium menunjukkan antioksidan ini dapat diserap oleh lensa, retina, dan jaringan lain pada mata.

Kemampuan catechins dalam mengurangi zat oksidatif yang menekan bisa bertahan hingga 20 jam. "Dapat disimpulkan konsumsi teh hijau bisa membantu mata melawan zat-zat oksidatif dan radikal bebas," kata Chi Pui Pang, ahli mata dari Chinese University of Hongkong dan Hongkong Eye Hospital.

Hasil penelitian ini dipublikasikan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry. Sayangnya, belum jelas benar bagaimana teh hijau bisa berkelana dari sistem pencernaan ke lapisan mata.
Di antara berbagai rasa takut yang kerap menghantui hidup, mungkin kegemukan adalah salah satunya. Apalagi, kebiasaan makan kita identik dengan asupan karbohidrat yang tinggi, misalnya saja dari nasi. Tentu, hal ini bisa membuat berat badan jadi melonjak tidak terkendali.

Pilihan makanan tepat bisa membantu memperbaiki pola hidup yang kurang sehat. Sebaiknya, kita mengurangi asupan karbohidrat buruk yang berpotensi menimbulkan berbagai jenis penyakit. Apalagi, karbohidrat yang berlebihan di dalam tubuh pada akhirnya bisa diubah menjadi lemak. Hal inilah yang membuat perut kita jadi membuncit dan lingkar pinggang pun bertambah. Kita jadi beresiko mengalami kegemukan.

Kita bisa menyiasati tingginya asupan karbohidrat dengan mengonsumsi teh hijau. Penelitian terbaru dari American Society of Nutrition mengungkap, tingginya kandungan katekin dalam teh hijau bisa membantu mengikis lemak di tubuh.

Selain itu, studi terakhir yang dimuat dalam The Journal of Nutrition, menemukan bahwa mengonsumsi minuman mengandung teh hijau bisa mempercepat hilangnya lemak berlebih di daerah perut. Tentu saja, hal ini harus dibarengi dengan program olahraga yang teratur Teh Untuk Mata Dan Kecantikan.
00.03 | 0 komentar | Read More

Manfaat Besar Tersembunyi Teh Hijau

Manfaat Besar Tersembunyi Teh Hijau Ada beragam alasan mengapa teh hijau dijadikan sebagai salah satu minuman kesehatan oleh produsen minum ringan. Berikut 10 manfaat nyata dari teh hijau yang telah diteliti oleh para ahli, sehingga Anda patut untuk mengganti minuman bersoda dari daftar kesukaan Anda.

1. Teh hijau dapat membantu perlindungan terhadap kanker. Menurut U.S. National Cancer Institute, kandungan katekin dalam polifenol yang terdapat pada teh hijau memiliki peranan penting dalam pencegahan kanker.

Penelitian selanjutnya menyimpulkan bahwa oksidan tak aktif polifenol, mengurangi jumlah dan ukuran tumor, serta menghalangi pertumbuhan sel kanker. Penelitian serupa secara khusus juga telah dilakukan terhadap kanker kandung kemih, payudara, ovarium, esofagus (bagian dari alat pencernaan berupa saluran yang membawa makanan dari kerongkongan ke perut), paru-paru, pankreas, prostat, kulit dan perut.

2. Teh hijau dapat membantu mencegah aterosklerosis. Antioksidan dalam teh hijau juga dipercaya untuk mencegah penumpukkan lemak di dalam pembuluh darah dengan menekan proses oksidasi LDL (kolesterol jahat). Antioksidan ini juga mengurangi kemungkinan penggumpalan darah dan membantu arteri (pembuluh darah) menjadi rileks sehinga dapat melancarkan aliran darah.

3. Teh hijau dapat membantu menjaga kadar kolesterol baik. Penelitian menyatakan bahwa teh hijau menurunkan kolesterol secara keseluruhan dan meningkatkan HDL (kolesterol baik) pada hewan dan manusia. Polifenol dalam teh hijau membantu menghadang proses penyerapan usus dan melancarkan pengeluarannya dari dalam tubuh.

4. Teh hijau dapat membantu mengendalikan diabetes. Teh hijau telah digunakan secara tradisional untuk mengendalikan gula darah dalam tubuh. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa teh hijau dapat membantu pengaturan glukosa dalam tubuh.

5. Teh hijau dapat membantu melawan penyakit pada hati. Teh hijau sepertinya melindungi hati dari efek buruk senyawa beracun seperti alkohol.

6. Penurunan berat badan. Ekstrak teh hijau mampu meningkatkan metabolisme dan membantu membakar lemak. Beberapa peneliti menduga polifenol, khususnya katekin yang bertanggung jawab dalam proses pembakaran lemak.

7. Rileksasi. Minum secangkir teh hijau hangat dapat membantu menghasilkan perasaan rileks dan meningkatkan daya ingat karena kandungan asam amino L-teanin di dalamnya.

8. Teh hijau dapat membantu meningkatkan sistem daya tahan tubuh. Penelitian yang dilakukan The Brigham and Women’s Hospital menyebutkan bahwa kandungan teanin dalam teh hijau meningkatkan kapasitas sel Gamma Delta T untuk melawan penyakit dan membantu tubuh melawan infeksi.

9. Teh hijau membantu memperkuat sistem pencernaan dan pernafasan karena kandungan bioflavonoid.

10. Teh hijau merupakan anti bakterial dan membantu mencegah lubang di gigi.

Minum dua hingga tiga cangkir teh hijau sehari (mengandung 240 hingga 320 mg polifenol) sangat dianjurkan. Inilah cara terbaik mendapatkan antioksidan teh hijau dari bentuk alaminya Manfaat Besar Tersembunyi Teh Hijau.
00.00 | 0 komentar | Read More

Efek Teh Pekat Tidak Sehat

Written By Unknown on Senin, 18 Juni 2012 | 23.59

Efek Teh Pekat Tidak Sehat Minum teh sudah menjadi bagian dari ritual pagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Selain teh manis hangat, teh pahit juga banyak disukai untuk menemani menu sarapan.

Bagi sebagian orang, minum teh tak afdal jika warnanya tidak pekat. Bila dilakukan terlalu sering, kebiasaan ini ternyata bisa membuat urusan ke belakang terganggu.

"Teh yang terlalu pekat dan juga pahit, seperti diketahui, bisa mengatasi diare. Karena itu, jika dikonsumsi terlalu sering tentu bisa menyebabkan konstipasi atau sembelit," kata Rina Poerwadi, ahli kuliner sehat dalam acara bincang-bincang "Manfaat Teh untuk Kesehatan" yang diadakan Teh Botol Sosro dan Kidzania.

Karena itu, Rina menyarankan agar penyeduhan teh sebaiknya tidak lebih dari tiga menit. "Diseduh selama tiga menit sudah cukup untuk merilis polifenol yang ada dalam teh. Kalau diseduh terlalu lama, ibaratnya 'nyawanya' sudah tidak ada lagi," paparnya.

Polifenol merupakan antioksidan dalam teh. Senyawa antioksidan ini mampu menyingkirkan radikal bebas yang menjadi penyebab utama penuaan dan penyakit pada manusia. Selain pada teh, polifenol juga bisa ditemukan pada minyak zaitun, anggur merah, dan teh hijau. Polifenol hanya bisa bertahan tiga jam Efek Teh Pekat Tidak Sehat
23.59 | 0 komentar | Read More
Techie Blogger